Skip to main content

مواصفات الاختبار الجيد

مواصفات الاختبار الجيد لكي يوصف الاختبار بأنه جيد و خال من الثغرات اللغوية والفنية، يجب أن يتميز بعدة صفات حدّدها وحصرها خبراء الاختبارات من علماء اللغة و أهم هذه الصفات: 1. الثبات 2. الصدق 3. سهولة التطبيق 4. التمييز 5. الموضوعية وغياب أيّ من هذه السمات يعني أن هناك خللا ما، وأن الاختبار قيد التطبيق غير محقق لما وضع من أجله و أن تطبيقه بالصورة التي هو عليها يعني إهدارًا للوقت والمال والجهد. الثبات يقصد بالثبات عدم التذبذب في الاختبار إذا ما قصد به أن يكون بمثابة المقياس. فالمقياس المتري مثلًا يمكن أن تقيس به الطول والعرض لعدة أشياء، ويمكن بعد فترة أن تقيس الأشياء نفسها بالمقياس المتري نفسه وتحصل على النتائج نفسها دون تذبذب ما دام الطول والعرض كما هما لم يتغيرا. و على هذا فإن ثبات الاختبار يرتبط إلى حد كبير بثبات التقدير العام أو حتى الدرجات التي يحرزها الدارس نفسه، فإذا ما تذبذب درجاته فإن هذا يعني أن المقياس أو الاختبار لا يتصف بالثبات. فمثلًا إذا قدمنا اختبارًا معينًا لنخبة من الدارسين اليوم، و بعد تحصيل نوعي و كمي معلوم لدينا، ثم قدمنا هذا الاختبار نفسه للنخبة نفسها تحت ظروف مطابقة أو مشابهة دون إضافة جديد ثم جاءت النتائج مختلفة اختلافًا بينًا، فيمكن القول في هذه الحال بأن هذا الاختبار يفتقر إلى الثبات و بالتالي فهو اختبار غير جيد. سهولة التطبيق قد يتمتع الاختبار بدرجتي ثبات وصدق عاليتين إلا أنه لا يمكن تطبيقه لسبب من الأسباب التي تتصل بــ: 1. التصحيح 2. أو الإمكانات المادية 3. أو عدم توافر الظروف التي يتطلبها إجراء الاختبار من حيث الوقت 4. أو عدم توافر أجهزة بعينها يستلزمها تطبيق الاختبار و تخرج عن إمكانات وقدرات الجهة المنفذة له. و لا بد أن يكون الاختبار عمليًا؛ أي في حدود الإمكانات المادية والزمن المتاح، ويتميز بسهولة التطبيق، والتصحيح والتفسير، فالاختبار المكلف جدًا غير عملي، و اختبار الكفاية اللغوي الذي يحتاج فيه الطالب لإكماله إلى عشر ساعات غير عملي، والختبار الذي يؤديه الطالب بدقائق ويحتاج المصحح إلى ساعات لتصحيحه غير عملي، والاختبار الذي يحتاج غير متوفرة لتصحيحه غير عملي.. Terjemahan GOOGLE: Baik uji spesifikasi Jadi tes ini digambarkan sebagai baik dan bebas dari kesenjangan dan bahasa teknis, harus ditandai dengan beberapa ciri yang diidentifikasi oleh para ahli dan ahli bahasa membatasi tes dan yang paling penting dari kualitas ini: 1. Stabilitas 2. Kejujuran 3. Kemudahan aplikasi 4. Diskriminasi 5. Objektivitas Dan tidak adanya fitur ini berarti bahwa ada sesuatu yang salah, dan bahwa aplikasi di bawah pengujian merupakan penyidik dari apa yang dimaksudkan dan bahwa aplikasi gambar, yang artinya adalah buang-buang waktu, uang dan usaha. Stabilitas Stabilitas berarti kurangnya volatilitas di uji jika itu dimaksudkan untuk melayani sebagai standar. Valmkies metrik misalnya, dapat mengukur panjang dan lebar untuk beberapa hal, dan setelah periode yang dapat mengukur hal yang sama skala metrik yang sama dan mendapatkan hasil yang sama tanpa fluktuasi selama panjang dan lebar karena mereka tidak berubah. Dan ini terkait dengan stabilitas tes stabil atau bahkan sebagian besar nilai pengakuan publik diperoleh oleh siswa sendiri, jika nilai-nilainya berfluktuasi, ini berarti bahwa tes tidak mengukur atau ditandai oleh stabilitas. Sebagai contoh, jika kita menguji tertentu dari elit ulama hari ini, dan setelah pengumpulan kualitatif dan kuantitatif yang kita kenal, maka kita memiliki tes yang sama bagi elite dirinya di bawah kondisi yang sama atau serupa tanpa penambahan baru, dan hasilnya sangat berbeda, dapat dikatakan dalam kasus ini bahwa tes ini tidak memiliki stabilitas dan karena itu adalah tes yang baik. Kemudahan aplikasi Dapat menikmati Bdrjta uji reliabilitas validitas dan replay tetapi tidak dapat diterapkan untuk alasan yang berkaitan dengan: 1. Koreksi 2. Atau bahan sumber daya 3. Atau kurangnya kondisi yang diperlukan oleh prosedur uji dalam hal waktu 4. Atau kurangnya perangkat tertentu yang diperlukan untuk menguji aplikasi dan lulus dari potensi dan kapasitas dari pihak pelaksana untuk itu. Dan itu harus tes dalam praktek; apapun dalam berbagai sumber daya material dan waktu yang tersedia, dan mudah-untuk-aplikasi, dan koreksi dan interpretasi, uji muatan sangat tidak praktis, dan menguji kecukupan bahasa, yang mengharuskan siswa untuk menyelesaikannya sampai sepuluh jam adalah tidak praktis, dan uji dimainkan oleh siswa beberapa menit dan kebutuhan debugger untuk jam untuk memperbaikinya tidak praktis, dan bahwa tes kebutuhan tidak tersedia untuk memperbaikinya praktis ..

Popular posts from this blog

Pengertian Astagatra dalam ketahanan nasional Indonesia

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar belakang Indonesia merupakan suatu Negara kepulauan yang terletak di antara benua Asia dan benua Australia serta samudra pasifik dan samudra hindia. Masyarakat Indonesia adalah masyarakat majemuk yang hiterogen, didalamnya terdiri dari berbagai ras suku bangsa, bahasa, warna kulit, agama dan adat istiadat yang berbeda. Dari berbagai perbedaan tersebut sehingga dalam masyarakat Indonesia rawan dengan adanya konflik antara daerah yang satu dengan daerah yang lain. Oleh karena itu perlu adanya suatu strategi guna menjaga persatuan dan kesatuan masyarakat Indonesia. Dalam perkembangannya strategi tersebut tidak hanya untuk menanggulangi masalah konflik antar daerah di Indonesia tetapi juga untuk menghadapi segala gangguan yang datang dari luar Indonesia yang mengancam keutuhan Negara Kesatuan Rebublik Indonesia. Suatu Negara akan bisa utuh jika masyarakatnya menjaga perdamain dan persatuan. Terutama di Negara kita ini, yang didalamnya terdiri dari berbagai ras suku…