Skip to main content

Riwayat Ibnu Khaldun

Ibnu Khaldun merupakan salah satu ilmuwan muslim yang hidup di abad 15 M, hasil pemikirannya tentang fenomena sosial, hubungan erat antara sains dan agama, pandangannya tentang manusia, tujuan pendidikan, metode pembelajaran serta tentang profesionalisme guru yang telah diadopsi oleh para ilmuwan sampai sekarang. Corak pemikiran yang rasionalistik-empiris-relegius kiranya telah menjadi dasar pijakan dalam membangun teori-teorinya dalam pendidikan Rumusan konsep Ibnu Khaldun merupakan reformasi terhadap pendapat Imam al-Ghozali tentang tujuan pendidikan, yaitu agar manusia mencapai tingkatannya sebagai haqiqat al-insaniyah. Dia berhasil memadukan antara filsafat dan sosiologi dengan pendidikan. Sehingga konsep pendidikannya mengarah kealiran realis-pragmatis dengan tujuan agar arah terhadap visi tujuan pendidikan Islam secara ideal dan praktis. Ia mengarahkan isi pembelajaran lebih komunikatif, metode pembelajaran dari pedagogis dogmatis menjadi andragogy dialogis. Dia juga mengaitkan antara kekuatan intelektual dengan kekuatan fisiologis yang bekerja secara kooperatif untuk memperoleh keterampilan atau untuk menguasai ilmu pengetahuan. Oleh karena itu, pendidikan menurutnya merupakan kemampuan manusia untuk membuat analisis dan sintesis sebagai hasil dari proses berfikir yang didasarkan pada pengalaman dan pengamatan, sehingga hasil dari pendidikan adalah kemandirian dan keberanian menghadapi kenyataan. Manusia merupakan produk sejarah, lingkungan sosial, lingkungan alam, adat istiadat yang akan membentuk karakter dan jiwa seseorang.

Popular posts from this blog

Pengertian Astagatra dalam ketahanan nasional Indonesia

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar belakang Indonesia merupakan suatu Negara kepulauan yang terletak di antara benua Asia dan benua Australia serta samudra pasifik dan samudra hindia. Masyarakat Indonesia adalah masyarakat majemuk yang hiterogen, didalamnya terdiri dari berbagai ras suku bangsa, bahasa, warna kulit, agama dan adat istiadat yang berbeda. Dari berbagai perbedaan tersebut sehingga dalam masyarakat Indonesia rawan dengan adanya konflik antara daerah yang satu dengan daerah yang lain. Oleh karena itu perlu adanya suatu strategi guna menjaga persatuan dan kesatuan masyarakat Indonesia. Dalam perkembangannya strategi tersebut tidak hanya untuk menanggulangi masalah konflik antar daerah di Indonesia tetapi juga untuk menghadapi segala gangguan yang datang dari luar Indonesia yang mengancam keutuhan Negara Kesatuan Rebublik Indonesia. Suatu Negara akan bisa utuh jika masyarakatnya menjaga perdamain dan persatuan. Terutama di Negara kita ini, yang didalamnya terdiri dari berbagai ras suku…