Skip to main content

contoh RPP

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN TAHUN AJARAN 2011- 2012 Jenjang : MTs Langsat Kadap Rao Pasaman Mata pelajaran : Bahasa Arab Kelas/semester : VII / Ganjil Pokok Bahasan : الهواية Sub Pokok Bahasan : Maharoh Al Kitabah. Waktu : 2 x 8 Menit Pendekatan : Contekstual Teaching and learning Metode : Oral Audio Method A. Standar Kompetensi Memahami wacana tertulis dalam bentuk paparan atau dialog sederhana tentang الهواية B. Kompetensi Dasar 1. Melakukan dialog sederhana tentang الهواية 2. Membacakan mufrodat tentang الهواية 3. Menyampaikan informasi secara tertulis dalam kalimat sederhana tentang الهواية 4. Bisa menyampaikan informasi secara tertulis dengan paragraf sederhana tentang الهواية C. Indikator 1. Siswa dapat melakukan dialog sederhana tentang الهواية dengan baik dan benar. 2. Siswa dapat menulis mufrodat tentang الهواية. 3. Siswa dapat mennyampaikan informasi secara tertulis dalam kalimat sederhana tentang الهواية 4. Siswa dapat menyampaikan informasi secara tertulis dalam bentuk paragraf sederhana tentang الهواية D. Materi Pembahasan الهواية. E. Kegiatan Pembelajaran 1. Guru mengucapkan kosakata tentang الهواية 2. Guru memberikan contoh Pengucapan lafadz yang baik dan benar tentang الهواية 3. Siswa menirukan ucapan guru F. Langkah-langkah Kegiatan No Kegiatan guru Alokasi Waktu Siswa 1 Apersepsi (Memfokuskan Masalah) 5 Menit Apsersepsi 1. Guru bertanya tentang hobi itu apa 2. Guru bertanya tentang macam-macam hobi 3. Guru bertanya kepada sebagian siswa tentang hobinya 1. Siswa menjawab tentang tentang hobi itu apa 2. Siswa menjawab tentang macam-macam hoby 3. Sebagian siswa menjawab tentang hobinya 2 Kegiatan Inti 1. Guru mengucapkan kosakata atau mufrodat tentang الهواية 2. Guru memberikan contoh pengucapan yang baik dan benar yang sesuai dengan kaidah. 3. Guru menjelaskan makna kosakata yang terkandung dalam contoh dengan media 4. Guru memberikan kesempatan siswa untuk membuat contoh kalimat yang mengandung kosakata tentang الهواية 5. Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengucapkan kembali apa yang telah guru ucapkan. 6. Guru memberikan kesempatan pada siswa untuk mendiskripsikan ungkapan yang sesuai dengan mufrodat, seperti yang dicontohkan mengenai الهواية 7. Guru memberikan contoh percakapan tentang الهواية 8. Guru menunjuk 2 orang siswa untuk mencontohkan percakapan tentang الهواية di depan kelas 1. Siswa berlatih mengucapkan kosakata baru, dan memahami artinya. 2. Siswa dapat menirukan apa disampaikan oleh guru 3 Penutup 1. Guru memberi kesempatan kepada siswa untuk bertanya tentang materi yang belum dipahami. 2. Guru mengevaluasi siswa dengan cara membuat pertanyaan tentang الهواية 4. Guru memberikan motivasi dan semangat belajar kepada siswa untuk cinta dan selalu menggunakan bahasa Arab dalam percakapan sehari-hari. 5. Salam. 1. Siswa mengingat kembali apa yang telah dijelaskan 2 2. Siswa menjwab pertanyaan guru 4. Siswa mendengarkan motivasi guru 5. Siswa menjawab salam G. Penilaian Partisipasi siswa selama mengikuti PBM berlangsung di kelas dan ulangan harian, dengan melalui pertanyaan lisan ataupun tulis, serta ulangan praktek. H. Referensi./Media 1. Dr. D. Hidayat. 2009- Pelajaran Bahasa Arab. PT. Karya Toha Putra Semarang. 2. A. Syaekhuddin & Hasan Saifullah. 2009 . Ayo Memahami Bahasa Arab Untuk Mts. 3. Abdurohman Ibn Ibrahim Al Fauzan, dkk. Al Arabiyah Baina yadaika. Jilid I, muassah Waqf Al Islami. 4. Kamus Indonesia- Arab, Prof. Mahmud Yunus. I. Analisis Hasil Belajar dan program tindak Lnjut. 1. Penugasan. 2. Tindak lanjut. Kepala Madarasah Drs. H.Mukhlis Agoes M,Sc Banyuwangi, 3 April 2012 Guru Mata Pelajaran Sahlan, S.H. S Pd.

Popular posts from this blog

Pengertian Astagatra dalam ketahanan nasional Indonesia

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar belakang Indonesia merupakan suatu Negara kepulauan yang terletak di antara benua Asia dan benua Australia serta samudra pasifik dan samudra hindia. Masyarakat Indonesia adalah masyarakat majemuk yang hiterogen, didalamnya terdiri dari berbagai ras suku bangsa, bahasa, warna kulit, agama dan adat istiadat yang berbeda. Dari berbagai perbedaan tersebut sehingga dalam masyarakat Indonesia rawan dengan adanya konflik antara daerah yang satu dengan daerah yang lain. Oleh karena itu perlu adanya suatu strategi guna menjaga persatuan dan kesatuan masyarakat Indonesia. Dalam perkembangannya strategi tersebut tidak hanya untuk menanggulangi masalah konflik antar daerah di Indonesia tetapi juga untuk menghadapi segala gangguan yang datang dari luar Indonesia yang mengancam keutuhan Negara Kesatuan Rebublik Indonesia. Suatu Negara akan bisa utuh jika masyarakatnya menjaga perdamain dan persatuan. Terutama di Negara kita ini, yang didalamnya terdiri dari berbagai ras suku…