Skip to main content

KONTRIBUSI PENDIDIKAN BAHASA ARAB TERHADAP BANGSA DAN NEGARA INDONESIA


KONTRIBUSI PENDIDIKAN BAHASA ARAB TERHADAP BANGSA DAN NEGARA INDONESIA
                                                                                                      
Saya sebagai orang indonesia yang sekarang kuliah di jurusan pendidikan bahasa arab universitas isalam negeri (UIN) Maulana malik ibrahim malang, selaku warga indonesia yang baik maka harus turut serta memberikan kontribusi dan sumbangsih demi berkembang dan majunya bangsa indonesia yang saya cintai, hal ini Sesuai dengan cita-cita dan amanah bangsa indonesia yang tertuang dalam pembukaan undang-undang dasar negera repoblik indonesia begitu juga dengan keinginan para pendiri dan pejuang bangsa indonesia. Yakni mensejahterakan bangsa indonesia dan mensejajarkan bangsa indonesia dengan bangsa-bangsa lainnya.
Selaku mahasiswa yang belajar dan menekuni bahasa arab maka sumbangsih yang saya berikan demi kemajuan bangsa ini sesuai dengan disiplin ilmu yang saya pelajari dan saya miliki yakni “pendidikan bahasa arab”.
Harus saya akui bahwa memang banyak cara yang dilakukan untuk memajukan bangsa indonesia diantaranya dengan mengolah sumber daya alam seperti tambang dan lain sebagainya, dan ada juga dengan meningkatkan sumberdaya manusia sepeti membentuk pendidikan dan salah satun tentunya melalui pendidikan bahasa arab.
Menurut hemat saya bahasa arab akan dapat memberikan sumbangsih demi kemajuan bangsa dan negera yang saya cintai, diantara sumbangsih bahasa arab yang akan memberikan dampak positif secara kongkrit demi kemajuan bangsa indonesia adalah sebagai berikut:
-          Melalui bahasa arab bisa mengenal islam
Bangsa indonesia adalah bangsa yang beketuhanan hal ini bisa kita lihat dari sila pertama pancasila yakni “ketuhanan yang maha esa”, mengakui adanya tuhan yang mencipatakan alam semesta beserta isinya, bergam agama dan kepercayaan yang dianut oleh masyarakat indonesia ada islam, kristen, hindu, buda, dan konghuchu.
Indonesia menjamin akan kebebasan berkeyakinan, serta menjalankan agama sesuai dengan kepercayaannya masing-masing, hal ini tentunya tidak menutup kemungkinan bagi orang islam yang tinggal diindonesia, sebagai agama mayoritas yang dianut oleh penduduk hal ini tentunya sangat berpengaruh bagi kelangsungan hidupdan hajat orang banyak.
Sebagai orang yang beragama, saya berkeyakinan dengan dengan amat sangat yakin dengan beragama dan menjalankan ajaran agama dengan benarlah hidup akan bisa bahagia dan sejahtera baik didunia maupun diakhirat.
Untuk mengetahui pokok-pokok ajaran islam secara baik dan benar sebagai umat yang baik harusnya mempelajari bahasa arab karena rujukan dan referensi ajaran islam bersumber dari Alquran da Alhadits yang notabene berbahasa arab.
Dari hal tersebutlah saya berkeyakinan bahwa bahasa arab diindonesia masih sangat diperlukan, agar para penganut umat islam bisa mengetahui ajaran agamanya dengan baik dan benar.
-          Dengan belajar bahsa arab bisa meningkatkan ibadah kepada Allah SWT. dan mendekatkan para pembelajar kepada agam islam (Lubis 2006: 379)
Setelah mengetahui ajaran islam, maka akan semakin mendekatkan uamat tersebut kepada Nabi dan Rosulya hal ini tentunya sesuai dengan apa yang telah dianjurkan oleh agama islam tersebut yang diketahui melalui Alquran dan Hadits.
Disamping itu islam menganjurkan untuk belajar dan menuntut ilmu, dalam pandangan agama islam belajar adalah ibadah apalagi belajar bahasa arab karena bahasa arab adalah bahasa yang istimewa menurut Allah SWT hal ini bisa kita lihat dari firman Allah SWT dalam surat yusuf ayat 2 (QS Yusuf:2) yang artinya “sesungguhnya Aku menurunkan Alquran dengan berbahasa arab”
Dari hal diatas tentunya dengan belajar bahasa arab akan meningkatkan kualitas iman dan taqwa kita kepada allah SWT.
-          Melalui bahasa arab bisa menciptakan lapangan pekerjaan dan mengurangi pengangguran serta bisa meningkatkan perekonomian (Machmudah 2008:7).
Disamping sebagai media untuk memaami agama islam, bahasa arab juga bisa menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat indonesia, diantaranya menjadi guru pengajar bahasa arab baik disekolah formal seperti pesantren, madasah ibtidaiyah, madrasal tsanawiyah, madrasah aliyah, perguruan tinggi maupun lembaga non formal seperti tempat kursus.
Bahkan bahasa arab juga bisa membuka lapangan pekerjaan bagi para gaet (pembimbing) haiji dan umroh, para penulis buku yang berbahasa arab, para penerjemah baik dari bahasa arab kebahasa indonesia ataupun sebaliknya dari bahasa indonesia kebahasa arab, bahkan bisa menarik para investor timur tengah untuk investasi diindonesia dan juga tentunyaakan membuka lapangan pekerjaan bagi para tenaga kerja indonesia yang ingin bekerja dan berangkat ketimur tengah.
Menuru keterangan dari kementrian keagamaan tahun 2012 lembaga formal yang mengajarkan bahasa arab sangat banyak sekali yaitu 15.528 ditingkat madrasah ibtidaiyah (MI) belajar bahasa arab, 23.164 pada tingkat madrasah tsanawiyah(MTS), dan 11.706 ditingkat madrasah aliyah (MA), hal ini bisa kita bayangkan berapa ribu langan pekerjaan dibuka oleh bahasa arab.
-          Dengan bahasa arab bisa mengasah otak  dan memfungsikan otak sehingga meningkatkan sumber daya manusia (SDM) bangsa indonesia
Otak yang selalu difungsikan untuk berfikir akan tersah dan menjadikan para pemilik otak tersebut cerdas sebaliknya dengan tidak memfungsikan otak akan menjadikan otak tersebut tidak berkembang dan banyak syaraf yang tidak berkembang.
Mempergunakan dan mengasah otak salh satunya dengan mengajak otak tersebut befikir tentang bahasa arab.
-          Dengan bahasa arab bisa mengasah cara kominikasi yang baik sehingga bisa meningatkan sumber daya manusia (SDM) masyarakat indonesia.
Dalam bahsa arab kita mengenal kalam yaitu cara berkomikasi dengan bahasa arab, jikalau para penutur bahasa arab itu sudah mampu berkominikasi bahasa arab dengan baik dan benar hal ini juga tentunya juga akan mempengaruhi ketika seseorang berkomikasi dengan bahasa indonesia bahkan bisa meningkatkan cara berkominikasinya.
-          Dengan sering berkomunikasi dan mempelajari bahasa arab bisa meningkatkan mental
Itu tentunya sudah menjadi implikasi dari komunikasi setelah seseorang sudah mampu berkomikasi dengan bahasa arab dengan baik dan benar hal ini akan meningkatkan mental seseorang dan ketika mental seseorang sudah meningkat dan teruji hal ini juga akan meningkatkan kecerdasal emosionan seseorang, dengan kecersdasan tersebut tujuan pendidikan nasional akan tercapai yakni meningkatkan kecerdasan emosional hal ini tentunya akan berdampak positif demi kemajuan bangsa dan negara .
-          Menjadi pemersatu masyarakat dunia karena sudah diakui sebagai bahasa internasional.
Sjak tahun 1992 bahas arab secara resmi sudah menjadi bahaa resmi internasional dan dipergunakan lebih dari 20 negaran (mamduh 2003: 15).
Hal ini tentunya akan menjadi pemersatu masyarakat dunia khususnya uni emirat arab, hal ini tidak menutup kemungkinan juga bangsa lain untuk berkomunikasi dengan menggunakan bahasa tersebut dalam kunjungan-kunjungan internasional baik dalam hubungan bilateral maupun hubungan mmultilateral.

-          Bisa mempelajari budaya indonesia dan budaya internasional khususnya budaya arab
Ketika seseorang mempelajari bahasa arab maka dia juga akan mempelajari budaya karena bahasa adalah bagian dari budaya,

-          Mengetahui masalah yang melanda para siswa dan guru dinusantara
Pendidikan bahasa arab secara garis besar ada tiga aspek yang pertama aspek bahasa arab itu sendiri, kedua aspek psikologi, dan yang ketiga adalah aspek kependidikan (pedagogis).
Dengan dibekali disiplin ilmu psikologi seperti pengantar psikologi, bimbingan konseling dan lain sebagainya yang dipelajari dalam pendidikan bahasa arab, hal ini tentunya bisa mendiagnosis masalah yang dihadapi oleh para siswa dan guru yang ada disuntara.
Dengan mengetahui masalah yang dihadapi tersebut tentunya nusantara akan semakin berbenah dan mencari solusi demi masalah tersebut, sehingga pendidikan sebagai peningkatan sumberdaya manusia demi lahirnya manusia-manusia cerdas, kompeten, dan berkarakter dimasa datang akan terwujud.
 
-          Mengetahui kurikulum yang berkembang dinusantara
Dalam jurusan pendidikan bahasa arab mahasiswa harus menyelesaikan 160 sks lebih dan 75 disiplin ilmu diantaranya hal-hal yang berkaitan dengan kurikulum seperti pengembangan kurikulum, desain pembelajaran dan lain sebagainya.
Hal ini tentunya akan membekali siswa dalam mengetahui dan menganalisis kurikulum yang digunakan apakah sudah sesuai dengan harapan dan cita-cita pendidikan bangsa indonesia.
-          Mengetahui dan mengawal undang-undang pendidikan yang berlaku diindonesia
Sebagai mahasiswa yang menuntut ilmu dalam bidang kependidikan hal ini tentunya juga mengetahui undang-undang yang berlaku dan yang dipergunakan diindonesia.
Dengan dibekali pengetahuan tersebut dan dibarengi dengan fungsi mahasiswa sebagai agen of change itulah yang akan mengawal undang-undang pendidikan sehingga peraturan yang dibuat sesuai dengan amanah para pendiri bangsa ini.
-          Bisa memotivasi bangsa sebagai mana peradaban arab pada masa lalu
Dunia telah mengakui kejayaan bangsa arab pada rentang waktu abad ke-7 sampe abad ke 19 berbagai disiplin ilmu telah berkembang, alat-alat canggih, dan lain sebagainya.
Dengan perkembangan islam yang sedemikian pesat dan besar bahkan hampir menguasai 2/3 dunia yang dipelajari dalam pendidikan bahasa arab maka akan memotivasi bangsa indonesia untuk maju.

-          Bisa mempelajari sebab keruntuhan bangsa arab pada zaman dahulu supaya itu tidak terjadi pada bangsa indonesia
Begitu juga sebaliknya dengan mempelajari sebab-sebab keruntuhan peradaban arab yang hampir berjaya lebih kurang 7 abad, hal ini tentunya menjadi pengetahuan dan masukan bagi peradaban indonesia sehingga hal yang serupa tidak melanda bangsa yang kita cintai ini.
-          Memper erat silaturrahim dan menciptakan hubungan yang harmonis
Dengan adanya jurusan pendidikan bahasa arab yang dibentuk diuniversitas islam negeri (UIN) maulana malik ibrahim malang bisa memper erat hubungan tali silaturrahim terutama bagi sivitsa akademika yaitu antara sesama mahasiswa, dosen, karyawan, rektorat, lingkungan kementrian agama, kementrian pendidikan dan budaya dan lain sebagainya.
Hal ini tentunya menjadikan pemandangan yang sangat indah jika seandainya silaturrahim tetap dipelihara.
Begitu juga dengan kominitas bahasa arab yang ada dilingkungan informal  
-          Kosa kata Bahasa arab banyak diadobsi oleh bahasa indonesia yang otabene sebagai bahasa pemersatu bangsa indonesia (Versteegh 1997: 226-238).
Banyak kata-kata yang ada dan dipergunakan diindonesia diadobsi dari bahasa arab hal ini tentunya semakin memberikan gambaran jelas bagi bangsa indonesia bahwa bahasa arab memberikan kontribusi dalam perkembangan bangsa indonesia.
Setelah mengetahui hal-hal tersebut diatas dapat saya memandang dan bersimpulkan bahawa bahasa arab diindonesia masih sangat diperlukan, dan tentunya pendidikan bahasa arab dapat memberikan dampak poitif demi kemajuan bangsa dan negara.
Bisa kita bayangkan seandainya pendidikan bahasa arab tidak ada diindonesia berapa ribu bahkan jutaan lapangan pekerjaan akan hilang, dan berapa banyak orang islam sebagi agama mayoritas diinonesia tidak bisa difahami dengan baik dan benar.
Maka sudah semetinya menjadi tanggung jawab semua pihak untuk bahu membahu khususnya pemerintah dan umat islam demi kelestarian pendidikan bahasa arab diindonesia.

Popular posts from this blog

Pengertian Astagatra dalam ketahanan nasional Indonesia

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar belakang Indonesia merupakan suatu Negara kepulauan yang terletak di antara benua Asia dan benua Australia serta samudra pasifik dan samudra hindia. Masyarakat Indonesia adalah masyarakat majemuk yang hiterogen, didalamnya terdiri dari berbagai ras suku bangsa, bahasa, warna kulit, agama dan adat istiadat yang berbeda. Dari berbagai perbedaan tersebut sehingga dalam masyarakat Indonesia rawan dengan adanya konflik antara daerah yang satu dengan daerah yang lain. Oleh karena itu perlu adanya suatu strategi guna menjaga persatuan dan kesatuan masyarakat Indonesia. Dalam perkembangannya strategi tersebut tidak hanya untuk menanggulangi masalah konflik antar daerah di Indonesia tetapi juga untuk menghadapi segala gangguan yang datang dari luar Indonesia yang mengancam keutuhan Negara Kesatuan Rebublik Indonesia. Suatu Negara akan bisa utuh jika masyarakatnya menjaga perdamain dan persatuan. Terutama di Negara kita ini, yang didalamnya terdiri dari berbagai ras suku…